Kaprodi PAI UIN Sunan Kalijaga Berbicara Body of Knowledge di Hadapan Para Pengelola Prodi PAI S1, S2, dan S3 PAI UIN Sjech M. Djambek Bukittinggi Sumatera Barat
Ketika kita berbicara tentang kurikulum, sering kali yang terlintas adalah daftar mata kuliah dalam sebuah program studi (prodi). Namun, kurikulum tidak sesederhana itu. Ada banyak elemen lain yang membentuknya. Meskipun demikian, pandangan bahwa kurikulum adalah sekumpulan mata kuliah tidak sepenuhnya salah, karena mata kuliah adalah elemen pertama dan utama dalam sebuah kurikulum.
Khususnya dalam prodi pendidikan, kurikulum harus mencakup lebih dari sekadar materi substantif. Komponen-komponen penting lainnya meliputi cara mengajarkan materi tersebut, bagaimana mendidik (karena tugas guru tidak hanya mengajar), dan cara memproduksi pengetahuan (karena mahasiswa harus mampu melakukan penelitian untuk meraih gelar sarjana). Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang mendalam tentang pohon ilmu, cabang, dan ranting ilmu dari prodi sebelum membentuk mata kuliah. Konsep ini dikenal dengan istilah Body of Knowledge (BoK).
Selama dua hari ini, saya berbagi pandangan dan pengalaman tentang BoK dengan Ibu/Bapak Dosen PAI di UIN Bukittinggi. Upaya kolektif keluarga besar PAI UIN Bukittinggi dalam pengembangan kurikulum sangat mengagumkan. Para pengelola prodi dan dosen dari jenjang S1, S2, dan S3 duduk bersama untuk mencermati, mengkritisi, dan saling memotivasi dalam penyusunan kurikulum ini.
Salah satu tantangan utama adalah memastikan bahwa Capaian Pembelajaran pada jenjang S1, S2, dan S3 tidak tumpang tindih atau bahkan sama. Jika tidak diperhatikan, kita mungkin akan menemukan karya ilmiah S2 yang terasa seperti S1, atau lebih buruk lagi, karya ilmiah S3 yang terasa seperti S2 atau bahkan S1. Hal ini tentu akan merugikan kualitas pendidikan yang kita harapkan.
Saya mengucapkan terima kasih atas keterlibatan banyak pihak dalam pembentukan BoK PAI. Para ilmuwan dan dosen yang luar biasa telah memberikan kontribusi berharga dalam memastikan kurikulum yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan pendidikan masa kini dan masa depan.
Mari kita terus bekerja sama untuk menjaga dan mengembangkan kurikulum yang tidak hanya mencakup mata kuliah yang relevan, tetapi juga metode pengajaran yang efektif, serta kemampuan mahasiswa untuk menghasilkan pengetahuan baru. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa lulusan PAI UIN Bukittinggi siap menghadapi tantangan dunia pendidikan dengan kompetensi yang lengkap dan berkualitas tinggi.