Kaprodi PAI bersama Para Ahli Terkait Tergabung dalam Workshop Nasional Penyusunan Body of Knowledge (BoK) dan Capaian Pembelajaran (CPL) Prodi PAI Indonesia

Kaprodi PAI-Prof.Dr.Eva Latipah
Workshop dengan tema “Toward Suistanable Future for Indonesian Higher Education” yang diselenggarakan dalam rangka penyusunan Body of Knowledge (BoK) dan penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) PAI pada jenjang S1, S2, dan S3 pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Acara diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Perkumpulan Prodi PAI Indonesia (PPPAI), bertempat di Hotel Platinum Tunjungan Surabaya, Senin-Rabu, 6-8 Februari 2023. Kegiatan ini berfokus pada penyusunan Body of Knowledge (BoK) dan penyelerasan Capaian Pembelajaran pada Jenjang S1, S2, dan S3 pada prodi Keagamaan dalam ruang lingkup kementerian agama pada perguruan tinggi keagamaan Islam.
Adapun yang hadir dalam kegiatan ini yaitu di anataranya dari UIN Sumatera Utara, UIN FAS Bengkulu, STAIN Bengkalis,STAIN Teungku Dirundeung Meulaboh Aceh, UIN Sultan Thoha Jambi, UIN Salatiga, UIN Walisongo Semarang, UIN Sunan Kalijaga, IAIN Ponorogo, IAIN Madura, UIN KHAS Jember, IAIN Syaikh Abdurahman Siddik Bangka Belitung, IAIN Pontinakan, UIN Sayydi Ali Rhmatullah Tulung Agung, UIN Suska Riau, UIN Syarif Hidayatullah, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Salatiga, UIN Walisongo Semarang, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulung Agung, IAIN Palangkaraya, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Tulung Agung, UIN Ar-Raniry Aceh, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, PPMPII, AAFI, PABKI, ADPMH, APTABI, ADABI, ADIA, ADPMH, ASAGI, AAFI, PPIAUD, PAMDI, LAMGAMA, serta unsurlainnya dari Diktis dan forum rektor
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Subdirektorat Pengembangan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, M. Adib Abdusshomad, M.Ag., M.Ed., Ph.D., yang menekankan perlunya penyusunan Body of Knowledge dan penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan bagi prodi PAI jenjang S1, S2, dan S3 di seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri maupun Swasta.Acara ini juga dihadiri oleh Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A. selaku perwakilan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (LAMGAMA) yang memberikan seputar informasi berkaitan dengan penyiapan prodi PAI menuju akreditasi LAMGAMA.
Narasumber dalam acara ini dihadiri oleh 5narasumber yang akan menyampaikan point-point penting terkait kegiatan workshop ini yaitu diantaranya adalah; Prof. Muhammad Sirozi, MA.Ph.D, Prof. Noorhaidi Hasan, MA., M.Phil., Ph.D, Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag., Prof. Dr. Eva Latipah, S.Ag., M.Si., Dr. Suyadi, MA. Para narasumber menyampaikan bawa BoK diturunkan dari kajian filsafat ilmu, sebagai disiplin keilmuan harus kuat di ontology, epistimologi dan aksiologi sehingga kerangka keilmuan prodi dapat diwujudkan’ tegas Prof. Sirozi. Dalam kegiatan ini juga ditegaskan bahwa kuriklum program Studi harus memiliki 5 hal penting yang harus diperhatikan yaitu; Body of knowledge (BoK), Struktur Kurikulum, Matakuliah,Teaching & Learning Approach, Assessment (output-outcomes).
Dalam kurikulum harus di awali dengan gambaran yang jelas tentang kemampuan penting yang dapat dilakukan oleh mahasiswa saat lulus. Oleh karena itu dalam setiap penyusunan kurikulum diawali dengan beberapa hal yaitu di antaranya adalah Merumuskan Program Educational Objectives (PEO)/ Tujuan Prodi, Merumuskan Program Learning Outcomes (PLO)/ Capaian Lulusan, Menyusun kurikulum, Asesmen Capaian Lulusan (Program Learning Outcomes/PLO).
Sementara itu, menurut ketua PPPAI Indonesia Prof. Dr. Eva Latipah, S.Ag., S.PSi., M.Si mengungkapkan alasannya dalam penuyusan buku acuan untuk akreditasi prodi ialah,didasarkan adanya kegelisahan terhadap kualitas lulusan program studi PAI yang dianggap tidak kompeten secara keilmuwan atau di sisi lain kurang cakap dalam kemampuan pedagogis. Hal ini dimungkinkan bermuara padaBody of Knowledgesebagai kerangka utama kurikulum yang berbeda-beda antar berbagai perguruan Tinggi Keagaman Negeri/ Swasta. Selain itu, distingsi antara Lulusan prodi PAI dengan lulusan prodi keagamaan Islam non Pendidikan dirasa tidak ada perbedaan. Sehingga perlu adanya rumusan yang memuat ruang lingkup kajian (subject area)dan konstruksi keilmuwan(core subject) sebagai pondasi penyusunan Body of Knowledge dan penyelarasan Capaian Pembelalajaran Lulusan PAI yang bisa dijadikan acuan bagi seluruh prodi Pendidikan Agama Islam di Indonesia.
Kemudian, cara ini ditutup dengan penyerahan dokumen BoK dari Pengurus Pusat PPPAII Prof. Dr. Eva Latifah, M.Si., ke Dit PKTI Kementerian Agama RI, yang diterima oleh Gus Adib yang didampingi oleh Bu Zidal Huda, S.Ag., MH. selaku subdirektorat Pengembangan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.