Ketua Prodi PAI Bertemu Kepala Sekolah Laboratorium di University of Turku, Finlandia

Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) melanjutkan perjalanan ilmiahnya dengan rangkaian kegiatan berharga di Finlandia. Salah satu kegiatan penting yang dilakukan adalah observation for learning and teaching di berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari tingkat taman kanak-kanak (kindergarten), sekolah dasar (primary), sekolah menengah pertama (secondary), hingga sekolah menengah atas (high school). Mereka melakukan kunjungan ini bersama-sama dengan Kepala Sekolah (principal) dari sekolah laboratorium Fakultas Pendidikan University of Turku, yaitu Tuija Niemi dan Sophia, yang merupakan fondasi utama dari sistem pendidikan Finlandia.

Sebelumnya, rombongan ini telah melakukan deep interview dengan Principal Tuija Niemi dari sekolah dasar, di mana mereka mendapatkan arahan teoretis yang berharga. Mereka juga dibimbing oleh Sophia, yang disebut sebagai cantik dalam narasi berita ini. Ketua Prodi PAI mengungkapkan kepuasannya dalam menjalani proses wawancara ini, terlebih lagi sambil menikmati keindahan mata biru dari Tuija dan Sophia.

Melihat langsung proses pembelajaran di empat tingkatan sekolah tersebut, Ketua Prodi PAI merasa kagum dan terkesima, hanya bisa mengungkapkan perasaannya dengan berkata, "Pantes aja…". Mereka terkesan dengan kemampuan para guru dalam membangun keterampilan berpikir kritis siswa, memberikan ruang untuk ekspresi diri dan berpendapat, serta menerima keragaman siswa dengan tetap menjaga disiplin yang positif.

Salah satu hal yang menarik adalah adanya lebih dari satu guru dalam setiap kelas saat pembelajaran berlangsung. Hal ini memungkinkan mereka untuk berkolaborasi dalam menyampaikan materi, memantau, dan membimbing sikap siswa selama proses pembelajaran berlangsung.

Perjalanan ini diharapkan memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan pendidikan di Indonesia, terutama dalam hal pendekatan pembelajaran yang mengedepankan keterlibatan siswa dan kerja sama antar guru dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung.