Dorong Penyelesaian Studi Tepat Waktu, Prodi PAI UIN Sunan Kalijaga Selenggarakan Workshop Pendampingan Mahasiswa
Workshop Percepatan Studi bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sunan Kalijagadilaksanakan pada hari Rabu, 29 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua Program Studi PAI, Dr. Mohammad Agung Rokhimawan, M.Pd., sebagai bentuk intervensi akademik yang strategis dalam rangka mengatasi berbagai kendala mahasiswa dalam penyelesaian studi, khususnya pada tahap akhir penyusunan karya ilmiah. Intervensi ini tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administratif semata, tetapi juga menekankan pada penguatan kapasitas akademik mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong percepatan kelulusan melalui strategi publikasi ilmiah yang terstruktur dan berkelanjutan.
Kegiatan ini melibatkan sivitas akademika Program Studi PAI yang terdiri atas Ketua dan SekretarisProgram Studi, segenap dosen, serta mahasiswa angkatan 2019, 2020, 2021, dan 2022. Partisipasi kehadiran mahasiswa tergolong tinggi, yang ditunjukkan dengan antusiasme peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. Mahasiswa tampak aktif menyimak pemaparan narasumber, terlibat dalam diskusi, serta menunjukkan perhatian yang konsisten selama kegiatan berlangsung. Interaksi yang terbangun antara pemateri dan peserta juga mencerminkan adanya keterlibatan akademik yang baik, sehingga suasana kegiatan berlangsung kondusif, komunikatif, dan partisipatif. Keterlibatan lintas angkatan ini menunjukkan adanya pendekatan kolektif dalam membangun budaya akademik yang produktif dan kolaboratif. Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini adalah Indra Fajar Nurdin, S.Pd., M.Ag. sebagai Narasumber I dan Ikhsan Rifai, S.Pd. sebagai Narasumber II, yang keduanya memiliki kompetensi dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Program Studi, Asniyah Nailasariy, M.Pd.I, yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Pada sesi pertama, Narasumber I memulai pemaparan dengan pendekatan motivasional yang berbasis pada refleksi pengalaman akademik personal, mulai dari jenjang sarjana hingga pascasarjana. Pendekatan ini tidak hanya berfungsi sebagai motivasi, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai akademik seperti ketekunan, disiplin, dan konsistensi dalam proses belajar. Selanjutnya, materi difokuskan pada aspek metodologis dalam penyusunan karya ilmiah, yang mencakup skripsi, tesis, disertasi, dan artikel jurnal. Penjelasan dilakukan secara sistematis dengan menguraikan tahapan penelitian, mulai dari identifikasi masalah, perumusan tujuan penelitian, kajian pustaka, hingga metode penelitian yang relevan. Selain itu, dipaparkan pula pentingnya validitas dan reliabilitas data dalam menghasilkan karya ilmiah yang kredibel. Narasumber juga menjelaskan alur kerja penelitian secara komprehensif, mulai dari tahap perumusan proposal, pengumpulan dan analisis data, hingga tahap finalisasi karya ilmiah yang layak untuk dipublikasikan dalam forum akademik.
Pada sesi kedua, Narasumber II menitikberatkan pada aspek teknis transformasi karya ilmiah, khususnya konversi skripsi menjadi artikel jurnal yang sesuai dengan standar publikasi ilmiah. Pembahasan difokuskan pada penyesuaian substansi, penyederhanaan struktur, serta format penulisan sesuai dengan template jurnal K-JIRE. Selain itu, disampaikan pula langkah-langkah teknis dalam proses submission artikel melalui sistem jurnal berbasis daring, mulai dari registrasi akun, pengunggahan naskah, hingga proses revisi berdasarkan masukan reviewer. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung yang melibatkan partisipasi aktif mahasiswa, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikan secara teknis. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi publikasi ilmiah serta keterampilan teknis mahasiswa dalam proses diseminasi hasil penelitian secara profesional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam terkait konstruksi karya ilmiah, baik dari aspek konseptual maupun teknis. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi akademik mahasiswa untuk menyelesaikan studi secara tepat waktu dan berkualitas. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya institusional dalam membangun ekosistem akademik yang mendukung produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa. Output dari kegiatan ini diarahkan pada publikasi hasil penelitian mahasiswa dalam jurnal ilmiah yang terindeks maupun dalam bentuk Hak Kekayaan Intelektual (HKI), sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan. (Muhammad Zakariyya)