Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Raih Penghargaan Best of the Best Lomba Esai Kependidikan FORDETAK 2026

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam ajang nasional Forum Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FORDETAK) UIN/IAIN/STAIN se-Indonesia Tahun 2026. Agil Afrianto dan M. Zadairfa Tibyan Al-Khobali berhasil memperoleh penghargaan Best of the Best pada cabang Lomba Esai Kependidikan bagi Mahasiswa tingkat nasional.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih dalam rangkaian lomba ketarbiyahan yang diselenggarakan oleh FORDETAK (Forum Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan) UIN/IAIN/STAIN se-Indonesia Tahun 2026. Berdasarkan sertifikat penghargaan, kegiatan tersebut berpusat di Banjarmasin pada 12–14 Agustus 2026.

Agil Afrianto dan M. Zadairfa Tibyan Al-Khobali mewakili UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia. Raihan Best of the Best menjadi pencapaian istimewa karena penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas prestasi peserta dalam kompetisi ketarbiyahan yang diselenggarakan pada tingkat nasional.

Kompetisi Esai Kependidikan menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasan dan pemikiran kritis mengenai berbagai persoalan pendidikan. Melalui karya yang diikutsertakan, mahasiswa dituntut mampu menyampaikan gagasan secara sistematis sekaligus menawarkan perspektif dan pemikiran yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan.

Prestasi Agil Afrianto dan M. Zadairfa Tibyan Al-Khobali sekaligus menunjukkan kapasitas mahasiswa UIN Sunan Kalijaga dalam berkompetisi di tingkat nasional. Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi capaian personal bagi kedua mahasiswa, tetapi juga turut membawa nama UIN Sunan Kalijaga, khususnya dalam bidang pengembangan akademik dan kependidikan.

Ajang FORDETAK 2026 sendiri menjadi momentum penting bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dari berbagai perguruan tinggi Islam negeri untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kemampuan akademik, serta kompetensi di bidang ketarbiyahan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan dan kompetisi antarmahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Penghargaan Best of the Best yang diraih Agil Afrianto dan M. Zadairfa Tibyan Al-Khobali diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan akademik, menghasilkan karya, serta berani berkompetisi pada tingkat nasional maupun internasional.

Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen UIN Sunan Kalijaga dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul dalam proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga mampu menuangkan gagasan melalui karya ilmiah dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. (Muhammad Zakariyya)