Ahda Dana Ilahy dan Roihana Nafi’atussa’adah Raih Juara II Lomba Esai Nasional pada KPM International SDGs Competition 2026
Ahda Dana Ilahy dan Roihana Nafi’atussa’adah berhasil meraih Juara II dalam cabang lomba esai nasional pada ajang KPM International SDGs Competition 2026. Keduanya merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, angkatan 2023. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Pendidikan Agama Islam mampu berkontribusi dalam bidang akademik, riset, dan inovasi berkelanjutan.
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh UKM KPM atau Kelompok Peneliti Muda Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tema yang diangkat dalam perlombaan ini adalah “A Decade of SDGs: Reflecting The Journey Accelerating The Goals”. Tema tersebut mendorong peserta untuk menghadirkan gagasan solutif yang relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan.
Pada ajang ini, Ahda Dana Ilahy dan Roihana Nafi’atussa’adah mengangkat karya esai berjudul “Drain Guard: Smart Trash Boom IoT Berbasis Komunikasi Long Range (LoRa) untuk Menekan Banjir akibat Sumbatan Sampah di Sungai Code Yogyakarta Menuju Kota Tahan Iklim 2030”. Karya tersebut menawarkan gagasan teknologi penghalang sampah pintar berbasis IoT dan komunikasi LoRa. Inovasi ini diarahkan untuk membantu mengurangi risiko banjir akibat penumpukan sampah di aliran sungai.
Pencapaian Juara II ini menjadi semakin membanggakan karena tim mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama. Tim ini berhasil mengungguli Universitas Indonesia yang meraih Juara III, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, Telkom University, dan Universitas Muhammadiyah Cirebon. Juara I dalam kompetisi ini diraih oleh Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik, tetapi juga menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Gagasan Drain Guard menggambarkan bahwa persoalan banjir perkotaan dapat didekati melalui inovasi yang terukur, aplikatif, dan berbasis teknologi. Prestasi ini juga menjadi dorongan bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Prestasi Ahda Dana Ilahy dan Roihana Nafi’atussa’adah diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam untuk terus berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa PAI dapat mengambil peran dalam isu global, terutama pada bidang SDGs, lingkungan, dan ketahanan iklim. Semangat riset, kolaborasi, dan inovasi perlu terus dijaga agar lahir lebih banyak karya mahasiswa yang berdampak nyata.