Perbaikan Open Journal Systems (OJS) Kalijaga Journal of Islamic Religious Education (K-JIRE), Optimalisasi Kinerja Tim, Maintenance OJS, dan Perubahan Standar Operasional Prosedur (SOP)

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan koordinasi dan pendampingan teknis dalam rangka Perbaikan Open Journal Systems (OJS) Kalijaga Journal of Islamic Religious Education (K-JIRE), optimalisasi kinerja tim pengelola jurnal, maintenance sistem OJS, serta pembaruan Standar Operasional Prosedur (SOP). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola jurnal ilmiah agar sesuai dengan standar nasional maupun internasional.

Kegiatan berlangsung di ruang rapat Program Studi PAI FITK UIN Sunan Kalijaga dan dihadiri oleh Ketua Program Studi PAI, Sekretaris Program Studi, tim editor K-JIRE, pengelola jurnal, serta tim teknis yang terlibat dalam pengembangan dan pemeliharaan sistem OJS. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan berbagai aspek teknis maupun manajerial pengelolaan jurnal.

Dalam sesi utama, tim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa Open Journal Systems (OJS) yang digunakan oleh K-JIRE. Beberapa aspek yang menjadi fokus pembahasan meliputi perbaikan tampilan (user interface), penyempurnaan struktur menu, optimalisasi metadata artikel, peningkatan keamanan sistem, pengelolaan plugin, efisiensi alur editorial (editorial workflow), hingga penyempurnaan proses submission, review, editing, dan publishing. Langkah-langkah tersebut dilakukan agar sistem OJS mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif bagi penulis, editor, reviewer, maupun pembaca.

Selain pembaruan sistem, kegiatan ini juga menitikberatkan pada optimalisasi kinerja tim pengelola jurnal. Masing-masing anggota tim diberikan penegasan kembali mengenai pembagian tugas dan tanggung jawab sesuai fungsi editorial, mulai dari Editor in Chief, Managing Editor, Section Editor, Copy Editor, Layout Editor, hingga tim IT. Pembagian peran yang jelas diharapkan mampu meningkatkan efektivitas koordinasi sehingga proses pengelolaan artikel dapat berjalan lebih cepat, profesional, dan akuntabel.

Agenda berikutnya membahas maintenance OJS sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas sistem. Maintenance mencakup pembaruan versi aplikasi OJS, pencadangan (backup) data secara berkala, pengecekan keamanan server, perbaikan bug yang ditemukan, serta optimalisasi performa website agar dapat diakses dengan baik oleh pengguna. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisasi potensi gangguan teknis sekaligus memastikan keberlangsungan layanan jurnal secara berkelanjutan.

Salah satu poin penting dalam kegiatan ini adalah pembahasan mengenai perubahan dan penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan K-JIRE. SOP diperbarui dengan menyesuaikan perkembangan standar akreditasi nasional (SINTA), indeksasi internasional, serta praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Pembaruan tersebut meliputi alur penerimaan naskah, proses review berbasis double-blind peer review, standar waktu penyelesaian setiap tahapan editorial, etika publikasi ilmiah, hingga mekanisme penerbitan artikel secara berkala.

Melalui kegiatan ini, Program Studi PAI berharap K-JIRE dapat terus berkembang sebagai jurnal ilmiah yang memiliki tata kelola profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu publikasi. Perbaikan sistem OJS yang didukung dengan optimalisasi kinerja tim dan pembaruan SOP diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada penulis dan reviewer, mempercepat proses editorial, serta memperkuat posisi K-JIRE dalam meraih akreditasi nasional yang lebih tinggi maupun indeksasi internasional di masa mendatang. (Muhammad Zakariyya)